
Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan temuan yang mengejutkan terkait diet ketogenik. Alih-alih memberikan manfaat kesehatan, pola makan tinggi lemak dan rendah karbohidrat ini justru diduga dapat meningkatkan risiko terkena kanker usus besar.
Hasil Penelitian yang Kontroversial
Para ilmuwan menemukan bahwa penerapan diet keto dalam jangka panjang berpotensi memicu pertumbuhan sel-sel abnormal di usus. Hal ini bertolak belakang dengan anggapan umum yang menyebut diet tersebut baik untuk kesehatan metabolik.
Mekanisme Peningkatan Risiko
Menurut laporan yang dimuat di Vietnam.vn, mekanisme di balik temuan ini berkaitan dengan perubahan komposisi bakteri usus akibat asupan lemak yang sangat tinggi. Ketidakseimbangan mikrobiota usus ini kemudian memicu peradangan kronis yang menjadi cikal bakal kanker.
Penelitian ini menjadi peringatan bagi para pelaku diet keto untuk lebih berhati-hati dan berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum menjalani pola makan ekstrem ini dalam waktu lama.