USK Bentuk Tim Dia-Bencana, Edukasi Pengelolaan Diabetes bagi Korban Bencana

Home blog USK Bentuk Tim Dia-Bencana, Edukasi Pengelolaan Diabetes bagi Korban Bencana
USK Bentuk Tim Dia-Bencana, Edukasi Pengelolaan Diabetes bagi Korban Bencana
USK Bentuk Tim Dia-Bencana, Edukasi Pengelolaan Diabetes bagi Korban Bencana

Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Tim Dia-Bencana mengambil langkah nyata dalam memberikan edukasi kepada para penyintas bencana yang juga mengidap diabetes. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan mereka dalam mengelola kondisi kesehatan di tengah situasi darurat.

Tim yang terdiri dari tenaga kesehatan dan akademisi ini menyadari bahwa penyintas bencana dengan diabetes memiliki tantangan unik. Akses terbatas terhadap obat-obatan, makanan bergizi, dan layanan kesehatan seringkali memperburuk kondisi mereka. Oleh karena itu, edukasi yang tepat menjadi krusial.

Fokus Edukasi dan Pendampingan

Program edukasi yang dijalankan mencakup beberapa aspek penting. Pertama, pengenalan tanda-tanda awal komplikasi diabetes yang perlu diwaspadai, terutama saat kondisi stres pasca-bencana. Kedua, cara mengatur pola makan sederhana dengan bahan makanan yang tersedia di lokasi pengungsian. Ketiga, teknik penyimpanan dan penggunaan insulin yang benar jika diperlukan.

Selain itu, Tim Dia-Bencana juga memberikan pelatihan tentang pengelolaan stres dan dukungan psikososial. Hal ini dianggap penting karena stres dapat memicu lonjakan gula darah yang berbahaya.

Dampak Positif bagi Masyarakat

Kegiatan ini disambut antusias oleh para penyintas. Banyak dari mereka yang sebelumnya tidak mengetahui cara mengontrol gula darah saat berada di pengungsian. Dengan adanya edukasi ini, mereka merasa lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi masa-masa sulit.

Ke depannya, USK berencana untuk memperluas program ini ke daerah-daerah rawan bencana lainnya di Aceh. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga kemanusiaan juga akan terus diperkuat agar dampak positifnya bisa dirasakan lebih luas.