
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo terus menggencarkan program skrining HIV di berbagai wilayah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan penyebaran virus HIV di masyarakat. Selain itu, Dinkes juga memperkuat pendampingan bagi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) agar mereka mendapatkan akses pengobatan dan dukungan psikososial yang optimal.
Kepala Dinkes Sidoarjo menyatakan bahwa skrining HIV kini diperluas tidak hanya di puskesmas, tetapi juga di fasilitas kesehatan lainnya serta melalui kegiatan komunitas. Hal ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak individu yang berisiko tinggi, sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Selain skrining, Dinkes Sidoarjo juga meningkatkan program pendampingan bagi ODHA. Pendampingan ini meliputi konseling rutin, dukungan kepatuhan minum obat, serta bantuan akses ke layanan kesehatan. Dengan pendekatan yang lebih personal, diharapkan ODHA dapat menjalani hidup dengan kualitas yang lebih baik dan menekan angka penularan baru.
Program ini sejalan dengan target nasional untuk mengakhiri epidemi HIV pada tahun 2030. Dinkes Sidoarjo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menghilangkan stigma terhadap ODHA dan mendukung upaya pencegahan serta pengobatan HIV.