
RSUD Asy-Syifa’ Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggelar kegiatan edukasi diabetes yang difokuskan pada kelompok lansia. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk mengurangi risiko komplikasi yang sering menyertai penyakit diabetes pada usia lanjut.
Mengapa Edukasi Diabetes Penting bagi Lansia?
Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis yang banyak diderita oleh lansia. Tanpa penanganan yang tepat, penyakit ini bisa memicu berbagai komplikasi serius seperti gangguan ginjal, kerusakan saraf, hingga masalah pada mata dan jantung. Oleh karena itu, pemahaman yang baik tentang pengelolaan diabetes sangat diperlukan.
Kegiatan edukasi yang digelar oleh RSUD Asy-Syifa’ ini bertujuan memberikan pengetahuan praktis kepada para lansia dan keluarganya. Mulai dari cara menjaga pola makan, pentingnya aktivitas fisik ringan, hingga cara memantau kadar gula darah secara mandiri di rumah.
Materi Edukasi yang Disampaikan
Dalam sesi edukasi tersebut, para peserta mendapatkan penjelasan mengenai:
- Pengertian diabetes dan faktor risikonya pada lansia
- Pola makan sehat dengan indeks glikemik rendah
- Pentingnya olahraga ringan seperti jalan kaki atau senam lansia
- Cara mengenali gejala awal komplikasi
- Manajemen stres dan istirahat yang cukup
Selain itu, tim medis juga memberikan demonstrasi langsung tentang cara menggunakan alat cek gula darah dan interpretasi hasilnya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian lansia dalam mengelola kesehatannya sehari-hari.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para peserta dan keluarga yang mendampingi. Banyak dari mereka yang mengaku baru mengetahui pentingnya deteksi dini dan pencegahan komplikasi diabetes. Dengan adanya edukasi seperti ini, diharapkan angka kejadian komplikasi diabetes pada lansia di KSB dapat menurun secara signifikan.
RSUD Asy-Syifa’ berkomitmen untuk terus mengadakan program serupa secara berkala. Tidak hanya untuk lansia, tetapi juga untuk kelompok usia lainnya yang berisiko tinggi. Dengan pendekatan preventif dan edukatif, kualitas hidup masyarakat KSB diharapkan semakin baik dan terbebas dari ancaman komplikasi diabetes.