RSSI Pangkalan Bun Edukasi Warga Lansia di Desa Karanganyar untuk Cegah Diabetes

Home blog RSSI Pangkalan Bun Edukasi Warga Lansia di Desa Karanganyar untuk Cegah Diabetes
RSSI Pangkalan Bun Edukasi Warga Lansia di Desa Karanganyar untuk Cegah Diabetes
RSSI Pangkalan Bun Edukasi Warga Lansia di Desa Karanganyar untuk Cegah Diabetes

Dalam upaya meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan masyarakat lanjut usia, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun menggelar kegiatan penyuluhan di Desa Karanganyar, Kabupaten Kotawaringin Barat. Acara ini difokuskan pada pengendalian penyakit diabetes melitus yang kerap menjadi ancaman serius bagi kelompok lansia.

Pentingnya Edukasi Diabetes bagi Lansia

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 14 November 2023 ini dihadiri oleh puluhan warga lanjut usia dari berbagai dusun di Desa Karanganyar. Para peserta mendapatkan materi tentang cara mengenali gejala awal diabetes, pentingnya pola makan sehat, serta rutin berolahraga untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Menurut dr. Andi Pratama, salah satu dokter yang menjadi narasumber, lansia memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 karena faktor penuaan dan perubahan gaya hidup. Oleh karena itu, edukasi seperti ini sangat krusial untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.

Langkah-Langkah Pengendalian Diabetes

  • Memantau kadar gula darah secara rutin di fasilitas kesehatan terdekat
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang dengan porsi yang tepat
  • Melakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki setiap pagi
  • Menghindari konsumsi gula berlebih dan makanan olahan

Selain penyuluhan, tim medis RSSI Pangkalan Bun juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk pengukuran tekanan darah dan tes gula darah acak. Hal ini disambut antusias oleh para peserta yang mengaku jarang memeriksakan kesehatannya secara berkala.

Kepala Desa Karanganyar, Bapak Sumarno, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif RSSI. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan, agar warga kami, terutama lansia, lebih peduli terhadap kesehatan mereka,” ujarnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan angka kejadian diabetes di kalangan lansia di wilayah Kotawaringin Barat dapat ditekan, dan kualitas hidup mereka semakin meningkat.