
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mempawah mengungkapkan temuan 28 kasus baru HIV sepanjang Januari hingga Juni 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan kasus dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Mayoritas Kasus dari Kelompok LSL
Dari 28 kasus baru tersebut, mayoritas berasal dari kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL). Kelompok ini mendominasi dengan persentase lebih dari 60 persen dari total kasus yang ditemukan. Kepala Dinkes Mempawah, dr. Andi Surya, menyatakan bahwa temuan ini menjadi perhatian serius karena menunjukkan pola penularan yang terus berlanjut di kalangan komunitas tersebut.
Upaya Pencegahan dan Penanganan
Dinkes Mempawah terus menggencarkan program pencegahan dan penanganan HIV. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:
- Peningkatan akses tes HIV di puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya
- Penyuluhan tentang perilaku seksual aman dan penggunaan kondom
- Distribusi alat pelindung diri kepada kelompok berisiko tinggi
- Pengobatan antiretroviral (ARV) gratis bagi penderita HIV
Target Eliminasi HIV pada 2030
Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen untuk mencapai target eliminasi HIV pada tahun 2030. Dengan ditemukannya 28 kasus baru ini, diharapkan para penderita segera mendapatkan pengobatan dan dukungan psikososial agar dapat menjalani hidup berkualitas. Dinkes juga mengajak masyarakat untuk tidak mendiskriminasi penderita HIV dan bersama-sama memutus rantai penularan.
Data ini menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan HIV harus terus diperkuat, terutama di kalangan kelompok rentan seperti LSL. Dinkes Mempawah akan terus memantau perkembangan kasus dan mengevaluasi program yang berjalan untuk memastikan efektivitasnya.