
Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan bahwa dirinya tidak akan menjadi ‘impeten’ atau tidak berdaya setelah resmi bergabung dengan koalisi pemerintahan. Pernyataan ini disampaikan untuk menepis kekhawatiran publik mengenai independensi para wakil rakyat yang masuk ke dalam barisan pendukung pemerintah.
Kader PAN tersebut menegaskan bahwa meskipun kini berada dalam satu koalisi dengan pemerintah, ia tetap akan menjalankan fungsi pengawasan dan kritik secara konstruktif. Ia berjanji tidak akan kehilangan suara atau keberanian dalam menyuarakan kepentingan rakyat.
Keputusan PAN untuk bergabung dengan pemerintah memang menuai beragam tanggapan. Sejumlah pihak khawatir bahwa langkah ini akan mengurangi peran oposisi di parlemen. Namun, kader PAN ini meyakinkan bahwa partainya tetap akan menjaga independensi dan tidak akan sekadar menjadi ‘tukang stempel’ kebijakan pemerintah.
Ia juga menambahkan bahwa bergabungnya PAN ke dalam koalisi justru akan memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam memperjuangkan kepentingan nasional. Menurutnya, sikap kritis tetap bisa dijalankan meskipun berada dalam satu barisan dengan pemerintah.