
Dalam upaya mewujudkan target eliminasi HIV/AIDS pada tahun 2030, UPTD Puskesmas Kuta II terus berkomitmen melakukan pencegahan dan penanganan secara maksimal. Hingga bulan Juni 2026, tercatat sebanyak 51 kasus baru infeksi HIV telah ditemukan di wilayah kerjanya.
Kepala UPTD Puskesmas Kuta II menyatakan bahwa temuan kasus baru ini menunjukkan masih adanya rantai penularan yang perlu diputus. Oleh karena itu, berbagai langkah strategis terus digalakkan, mulai dari peningkatan deteksi dini, penyuluhan kepada masyarakat, hingga pendampingan bagi penderita.
Puskesmas juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat dan dinas kesehatan setempat, untuk memperluas jangkauan layanan. Program pencegahan seperti penyediaan alat tes HIV gratis, konseling, serta distribusi obat antiretroviral (ARV) menjadi prioritas utama.
Selain itu, upaya pengurangan stigma terhadap penderita HIV/AIDS juga gencar dilakukan melalui edukasi publik. Masyarakat diimbau untuk tidak mendiskriminasi mereka yang hidup dengan HIV, karena dukungan sosial sangat penting dalam keberhasilan pengobatan.
Dengan temuan 51 kasus baru tersebut, Puskesmas Kuta II bertekad untuk terus memantau perkembangan dan memastikan setiap pasien mendapatkan akses pengobatan yang memadai. Target zero HIV/AIDS pada 2030 diyakini dapat tercapai jika seluruh elemen masyarakat turut berpartisipasi aktif.