Mahasiswa KKN Unhas Gelar Skrining Diabetes di Pasar Baranti Sidrap, Ajak Warga Passeno Deteksi Dini Penyakit

Home blog Mahasiswa KKN Unhas Gelar Skrining Diabetes di Pasar Baranti Sidrap, Ajak Warga Passeno Deteksi Dini Penyakit
Mahasiswa KKN Unhas Gelar Skrining Diabetes di Pasar Baranti Sidrap, Ajak Warga Passeno Deteksi Dini Penyakit
Mahasiswa KKN Unhas Gelar Skrining Diabetes di Pasar Baranti Sidrap, Ajak Warga Passeno Deteksi Dini Penyakit

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) mengadakan kegiatan skrining atau pemeriksaan dini diabetes melitus di Pasar Baranti, Kabupaten Sidrap. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong masyarakat Passeno agar lebih sadar akan pentingnya deteksi awal penyakit, khususnya diabetes.

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa memberikan edukasi mengenai faktor risiko, gejala awal, serta cara pencegahan diabetes. Warga yang hadir juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan gula darah secara gratis.

Deteksi Dini Cegah Komplikasi

Skrining ini menjadi langkah preventif yang penting, karena banyak penderita diabetes tidak menyadari kondisinya hingga sudah muncul komplikasi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unhas berharap masyarakat dapat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan rutin.

Kegiatan yang berlangsung di area pasar ini mendapat sambutan positif dari para pedagang dan pengunjung. Mereka mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan yang mudah diakses dan gratis.

Edukasi dan Pemeriksaan Gratis

Selain pemeriksaan, mahasiswa juga membagikan brosur dan memberikan penjelasan langsung tentang pentingnya pola makan sehat, olahraga teratur, dan pengelolaan stres sebagai upaya mencegah diabetes. Diharapkan, kesadaran masyarakat terhadap penyakit tidak menular seperti diabetes semakin meningkat.

Kegiatan skrining diabetes di Pasar Baranti Sidrap ini merupakan salah satu program kerja KKN Unhas yang berfokus pada kesehatan masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga Passeno dapat mendeteksi penyakit sejak dini dan mengurangi risiko komplikasi di kemudian hari.