Mahasiswa PBL I FKM UNHAS Posko Kelurahan Arateng Fokus pada Hipertensi, DBD, dan Stroke untuk Dukung SDG 3

Home blog Mahasiswa PBL I FKM UNHAS Posko Kelurahan Arateng Fokus pada Hipertensi, DBD, dan Stroke untuk Dukung SDG 3
Mahasiswa PBL I FKM UNHAS Posko Kelurahan Arateng Fokus pada Hipertensi, DBD, dan Stroke untuk Dukung SDG 3
Mahasiswa PBL I FKM UNHAS Posko Kelurahan Arateng Fokus pada Hipertensi, DBD, dan Stroke untuk Dukung SDG 3

Mahasiswa Program Belajar Lapangan (PBL) I Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (UNHAS) yang bertugas di Posko Kelurahan Arateng mengangkat isu kesehatan utama, yaitu hipertensi, demam berdarah dengue (DBD), dan stroke. Langkah ini diambil sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goal (SDG) ketiga, yang berfokus pada kehidupan sehat dan kesejahteraan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang dijalankan oleh mahasiswa FKM UNHAS. Mereka berupaya meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya pencegahan dan penanganan ketiga penyakit tersebut. Melalui berbagai penyuluhan dan edukasi, mahasiswa berharap dapat menekan angka kejadian hipertensi, DBD, dan stroke di wilayah Kelurahan Arateng.

Hipertensi dipilih karena tingginya prevalensi di masyarakat dan seringkali tidak terdeteksi. DBD menjadi perhatian khusus mengingat musim hujan meningkatkan risiko penyebaran nyamuk Aedes aegypti. Sementara itu, stroke merupakan komplikasi serius dari hipertensi yang tidak terkontrol. Dengan mengedukasi warga tentang pola hidup sehat, pengelolaan lingkungan, dan deteksi dini, mahasiswa berharap dapat memberikan dampak positif jangka panjang.

Program ini juga melibatkan kerja sama dengan pihak kelurahan dan puskesmas setempat. Mahasiswa tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga melakukan pemeriksaan kesehatan sederhana seperti pengukuran tekanan darah dan sosialisasi tentang pemberantasan sarang nyamuk. Semua kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih sadar akan kesehatan dan mampu mencegah penyakit secara mandiri.