
Leukemia atau kanker darah merupakan salah satu penyakit yang cukup menakutkan karena sering kali tidak menunjukkan gejala awal yang jelas. Banyak orang baru menyadari adanya masalah ketika penyakit sudah memasuki stadium lanjut. Padahal, ada beberapa faktor risiko yang bisa memicu munculnya leukemia dan sering kali tidak kita sadari dalam kehidupan sehari-hari.
1. Paparan Radiasi Tinggi
Salah satu penyebab utama leukemia adalah paparan radiasi dalam dosis tinggi, misalnya dari terapi radiasi untuk kanker lain atau kecelakaan nuklir. Radiasi dapat merusak DNA sel darah dan memicu pertumbuhan sel abnormal.
2. Bahan Kimia Berbahaya
Paparan bahan kimia tertentu seperti benzena yang banyak ditemukan di asap rokok, bensin, dan beberapa produk industri juga dapat meningkatkan risiko leukemia. Bahan kimia ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui pernapasan atau kontak kulit dan mengganggu proses pembentukan sel darah.
3. Faktor Genetik dan Riwayat Keluarga
Jika ada anggota keluarga yang pernah menderita leukemia, risiko seseorang untuk mengidap penyakit serupa menjadi lebih tinggi. Beberapa kelainan genetik seperti sindrom Down juga dikaitkan dengan peningkatan risiko leukemia.
4. Infeksi Virus Tertentu
Beberapa jenis virus, seperti Human T-lymphotropic virus (HTLV-1), dapat meningkatkan risiko leukemia. Meskipun tidak semua orang yang terinfeksi virus ini akan terkena leukemia, namun infeksi tersebut dapat menjadi faktor pemicu pada individu yang rentan.
5. Gaya Hidup Tidak Sehat
Kebiasaan merokok, konsumsi alkohol berlebihan, dan pola makan yang buruk dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga memudahkan sel-sel abnormal berkembang. Meski tidak langsung menyebabkan leukemia, gaya hidup tidak sehat berkontribusi pada risiko keseluruhan.
Menyadari faktor-faktor di atas adalah langkah awal untuk melakukan pencegahan. Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki faktor risiko atau mengalami gejala seperti mudah lelah, demam tanpa sebab, atau perdarahan yang tidak wajar.