RSUD SIM Nagan Raya Hadirkan Layanan Cuci Darah, Beri Harapan Baru bagi Penderita Gagal Ginjal

Home blog RSUD SIM Nagan Raya Hadirkan Layanan Cuci Darah, Beri Harapan Baru bagi Penderita Gagal Ginjal
RSUD SIM Nagan Raya Hadirkan Layanan Cuci Darah, Beri Harapan Baru bagi Penderita Gagal Ginjal
RSUD SIM Nagan Raya Hadirkan Layanan Cuci Darah, Beri Harapan Baru bagi Penderita Gagal Ginjal

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda (SIM) di Nagan Raya, Aceh, kini resmi membuka layanan cuci darah atau hemodialisis. Langkah ini menjadi angin segar bagi pasien gagal ginjal di wilayah tersebut, yang sebelumnya harus bepergian jauh ke kota-kota besar hanya untuk mendapatkan perawatan rutin.

Direktur RSUD SIM, dr. Muhammad Fadhil, mengungkapkan bahwa layanan ini telah beroperasi sejak beberapa waktu lalu. Fasilitas ini diharapkan dapat memudahkan akses kesehatan bagi masyarakat, terutama yang menderita penyakit ginjal kronis dan membutuhkan terapi pengganti ginjal secara berkala.

“Kami sangat bersyukur akhirnya bisa menyediakan layanan cuci darah di RSUD SIM. Ini adalah jawaban atas kebutuhan mendesak warga Nagan Raya dan sekitarnya yang selama ini kesulitan menjalani hemodialisis karena jarak tempuh yang jauh ke rumah sakit lain,” ujar dr. Fadhil dalam keterangan resminya.

Layanan hemodialisis di RSUD SIM dilengkapi dengan mesin cuci darah modern dan dikelola oleh tenaga medis yang telah terlatih. Setiap pasien akan mendapatkan penanganan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ketat, demi menjaga keamanan dan kenyamanan selama proses terapi berlangsung.

“Kami menyediakan beberapa unit mesin cuci darah yang bisa melayani pasien secara bergiliran. Target kami ke depan adalah menambah jumlah mesin agar lebih banyak pasien yang bisa terlayani setiap harinya,” tambah dr. Fadhil.

Salah seorang pasien, Samsul Bahri (52), warga Kecamatan Kuala, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan ini. Sebelumnya, ia harus menempuh perjalanan selama lebih dari dua jam ke Banda Aceh setiap kali menjalani cuci darah. “Sekarang cukup ke RSUD SIM saja, lebih dekat dan tidak perlu keluar biaya transportasi yang besar. Terima kasih kepada pihak rumah sakit,” ujarnya penuh haru.

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyambut baik inisiatif RSUD SIM ini. Bupati Nagan Raya, H. Muhammad Jamin, berharap layanan cuci darah dapat terus ditingkatkan kualitasnya dan menjangkau lebih banyak pasien. “Kesehatan adalah prioritas kami. Dengan adanya layanan ini, kami ingin memastikan bahwa warga Nagan Raya mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak tanpa harus meninggalkan daerah,” kata Bupati.

Kehadiran layanan cuci darah di RSUD SIM tidak hanya mengurangi beban biaya dan waktu pasien, tetapi juga menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan. Bagi penderita gagal ginjal, ini adalah secercah harapan baru untuk menjalani hidup yang lebih baik.