
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cikarang baru-baru ini menggelar pemeriksaan kesehatan bagi 45 warga binaan baru. Kegiatan ini difokuskan pada deteksi dini dua penyakit menular, yaitu HIV dan sifilis.
Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari prosedur standar yang diterapkan pada setiap tahanan yang baru masuk. Tujuannya adalah untuk memantau kondisi kesehatan sejak awal dan mencegah penyebaran penyakit di dalam lingkungan lapas.
Dari hasil skrining yang dilakukan, seluruh tahanan baru dinyatakan negatif HIV maupun sifilis. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada kasus baru dari kedua penyakit tersebut di antara para penghuni baru.
Kepala Lapas Cikarang menyatakan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala. Selain itu, pihak lapas juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan dan perilaku hidup bersih.
Langkah ini diharapkan mampu menekan risiko penularan penyakit dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih sehat. Pemeriksaan rutin seperti ini juga menjadi bentuk perhatian terhadap hak kesehatan para warga binaan.