
Rhabdomyolysis merupakan kondisi serius yang perlu diwaspadai oleh para pelari maraton. Gangguan ini terjadi ketika otot rangka mengalami kerusakan dan melepaskan isi selnya ke dalam aliran darah. Zat-zat tersebut, terutama mioglobin, dapat menyumbat ginjal dan menyebabkan gagal ginjal akut jika tidak segera ditangani.
Gejala yang Perlu Diperhatikan
Berikut adalah lima tanda utama rhabdomyolysis yang sering dialami oleh pelari jarak jauh:
- Nyeri otot berlebihan – Rasa sakit yang tidak biasa dan terus-menerus pada otot, terutama di paha, betis, atau punggung bawah, yang tidak kunjung reda meski sudah beristirahat.
- Kelemahan otot – Kesulitan menggerakkan anggota tubuh seperti biasa, misalnya saat berjalan atau menaiki tangga, akibat kerusakan jaringan otot.
- Urine berwarna gelap – Air seni yang tampak seperti teh pekat, cola, atau kecokelatan merupakan tanda adanya mioglobin dalam urine, yang menjadi indikasi awal masalah ginjal.
- Pembengkakan pada area yang terkena – Otot yang rusak sering kali membengkak dan terasa kencang saat disentuh, disertai dengan penurunan fleksibilitas.
- Mual dan muntah – Gangguan pencernaan ini dapat menyertai rhabdomyolysis karena tubuh bereaksi terhadap racun yang dilepaskan oleh otot yang cedera.
Mengapa Hal Ini Berbahaya?
Jika tidak ditangani segera, mioglobin yang masuk ke ginjal dapat mengkristal dan menyumbat tubulus ginjal. Akibatnya, fungsi penyaringan darah terganggu dan risiko gagal ginjal meningkat drastis. Pelari maraton sangat rentan karena aktivitas fisik ekstrem dan dehidrasi yang sering terjadi selama perlombaan.
Langkah Pencegahan dan Penanganan
Untuk menghindari kondisi ini, pastikan Anda selalu mencukupi kebutuhan cairan sebelum, selama, dan setelah berlari. Jika muncul gejala-gejala di atas, segera hentikan aktivitas dan cari pertolongan medis. Dokter biasanya akan melakukan tes darah untuk memeriksa kadar kreatinin kinase (CK) dan mioglobin, serta memberikan terapi cairan intravena untuk melindungi ginjal.
Dengan mengenali tanda-tanda awal rhabdomyolysis, Anda dapat menjaga kesehatan ginjal dan tetap menikmati hobi berlari maraton tanpa risiko yang mengancam jiwa.