
Dalam upaya mencegah penyebaran HIV dan meningkatkan pemahaman remaja, Fakultas Keperawatan (FKp) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar program edukasi kesehatan berbasis media sosial di SMAN 1 Wungu, Kabupaten Madiun. Kegiatan ini dirancang untuk menjangkau generasi muda melalui platform digital yang akrab di keseharian mereka.
Program ini tidak hanya menyampaikan informasi tentang HIV/AIDS, tetapi juga membahas cara pencegahan, mitos dan fakta, serta pentingnya deteksi dini. Dengan memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan TikTok, materi disajikan dalam bentuk konten interaktif dan mudah dicerna oleh siswa.
Menurut perwakilan FKp UNAIR, pendekatan ini dipilih karena media sosial menjadi sarana utama remaja dalam mengakses informasi. Harapannya, dengan edukasi yang relevan dan menarik, siswa dapat lebih waspada serta mampu menyebarkan pengetahuan yang benar ke lingkungan sekitarnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswa. Mereka berharap program serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna menekan angka penularan HIV di kalangan anak muda.