
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) baru-baru ini menyoroti kebiasaan nongkrong dan mengonsumsi minuman manis yang marak di kalangan Generasi Z. Gaya hidup ini dinilai berpotensi meningkatkan risiko diabetes jika tidak diimbangi dengan pola hidup sehat.
Menurut data Kemenkes, konsumsi gula berlebih, terutama dari minuman manis yang sering menjadi teman nongkrong, menjadi salah satu pemicu utama penyakit diabetes melitus. Generasi Z yang akrab dengan budaya minum bubble tea, kopi kekinian, dan minuman berpemanis lainnya perlu waspada.
Kebiasaan ini diperparah dengan kurangnya aktivitas fisik dan pola makan tidak teratur. Kombinasi tersebut menciptakan ancaman serius bagi kesehatan jangka panjang, khususnya lonjakan kasus diabetes tipe 2 di usia muda.
Untuk mencegah risiko tersebut, Kemenkes mengimbau masyarakat, terutama Gen Z, untuk mulai membatasi asupan gula harian. Rekomendasi konsumsi gula maksimal adalah 50 gram per hari atau setara dengan 4 sendok makan. Selain itu, penting untuk rutin berolahraga dan memeriksakan kadar gula darah secara berkala.
Gaya hidup nongkrong boleh saja dilakukan, namun pilihan minuman dan makanan harus lebih bijak. Mengganti minuman manis dengan air putih atau infused water bisa menjadi langkah awal menuju hidup lebih sehat.