
Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat bahwa hubungan heteroseksual menjadi penyumbang terbesar kasus HIV di wilayah tersebut. Hal ini terungkap dari data terkini yang dirilis oleh Dinas Kesehatan setempat.
Data Penularan HIV di Sumsel
Berdasarkan laporan, sebagian besar kasus HIV di Sumsel ditularkan melalui hubungan seksual heteroseksual. Angka ini jauh melampaui faktor risiko lainnya seperti penggunaan jarum suntik tidak steril atau hubungan sesama jenis.
Faktor Risiko Lainnya
Selain hubungan heteroseksual, penularan HIV juga terjadi melalui penggunaan jarum suntik secara bergantian, terutama di kalangan pengguna narkoba suntik. Namun, kontribusinya tidak sebesar dari hubungan heteroseksual.
Peningkatan kesadaran akan pentingnya penggunaan kondom dan pemeriksaan kesehatan rutin diharapkan dapat menekan angka penularan HIV di Sumsel. Pemerintah daerah pun terus menggencarkan program edukasi dan pencegahan HIV/AIDS.