
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muara Enim mencatat adanya 34 kasus positif HIV di wilayahnya. Dari jumlah tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia.
Kepala Dinkes Muara Enim, dr. H. Eni Zuliani, M.Kes., mengungkapkan bahwa temuan ini merupakan hasil dari pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara rutin. “Kami menemukan 34 kasus HIV, dan tiga di antaranya sudah meninggal,” ujarnya.
Menurut data yang dihimpun, sebagian besar penderita HIV di Muara Enim berada pada usia produktif, yaitu antara 25 hingga 49 tahun. Penularan HIV paling banyak terjadi melalui hubungan seksual yang tidak aman.
Dinkes Muara Enim terus menggencarkan upaya pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat.
Selain itu, Dinkes juga menyediakan layanan konseling dan tes HIV secara gratis di seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Muara Enim. “Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini untuk mengetahui status kesehatan mereka,” tambah Eni.
Pihak Dinkes juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki risiko tinggi untuk segera melakukan tes HIV. Deteksi dini sangat penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
“Kami juga meminta dukungan dari semua pihak, termasuk tokoh masyarakat dan agama, untuk membantu kami dalam menyosialisasikan bahaya HIV/AIDS,” pungkas Eni.