
Penelitian terbaru dari dosen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) mengungkapkan potensi daun kebiul dalam menurunkan kadar gula darah. Temuan ini menjadi angin segar bagi pengembangan pengobatan alami untuk diabetes.
Daun kebiul, yang dikenal juga dengan nama ilmiah Premna serratifolia, selama ini telah digunakan secara tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit. Namun, riset ini menjadi salah satu studi ilmiah yang mendokumentasikan secara sistematis khasiatnya.
Tim peneliti yang dipimpin oleh dosen Unismuh melakukan serangkaian uji laboratorium untuk menguji efektivitas ekstrak daun kebiul. Hasilnya menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam daun tersebut mampu menghambat enzim yang bertanggung jawab dalam pemecahan karbohidrat menjadi gula sederhana. Dengan demikian, penyerapan glukosa di usus dapat dikurangi, sehingga kadar gula darah tidak melonjak drastis setelah makan.
Penelitian ini masih dalam tahap awal dan memerlukan uji lebih lanjut, termasuk uji klinis pada manusia. Namun, temuan ini membuka peluang besar untuk mengembangkan obat herbal yang aman dan efektif bagi penderita diabetes.
Rektor Unismuh menyambut baik hasil riset ini dan mendorong para dosen untuk terus melakukan penelitian inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat. Beliau juga menekankan pentingnya mengintegrasikan pengetahuan tradisional dengan sains modern.
Informasi lebih lanjut mengenai penelitian ini dapat diakses melalui laman resmi Unismuh.