
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mendorong optimalisasi Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) dan peran relawan dalam upaya pencegahan zoonosis serta penyakit infeksius baru. Langkah ini diambil untuk memperkuat sistem kesehatan dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
Dalam keterangan resminya, Kemenko PMK menekankan pentingnya sinergi antara forum PRB dan relawan di tingkat komunitas. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan deteksi dini, respons cepat, dan edukasi masyarakat mengenai risiko zoonosis.
Zoonosis, seperti rabies, flu burung, dan COVID-19, menjadi perhatian serius karena potensinya menimbulkan wabah. Dengan melibatkan relawan yang sudah terlatih, penyebaran informasi pencegahan dapat menjangkau lebih banyak daerah, termasuk wilayah terpencil.
Forum PRB yang sudah ada di berbagai daerah akan dioptimalkan sebagai wadah koordinasi dan aksi bersama. Relawan dari berbagai latar belakang, termasuk tenaga kesehatan, mahasiswa, dan tokoh masyarakat, akan dilibatkan dalam program edukasi dan surveilans.
Kemenko PMK juga mendorong penguatan kapasitas relawan melalui pelatihan tentang pengenalan gejala, tata cara pelaporan, dan langkah-langkah pencegahan infeksi. Dengan demikian, relawan dapat menjadi garda terdepan dalam melindungi masyarakat dari ancaman penyakit infeksius baru.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan kesehatan nasional yang lebih tangguh dan responsif terhadap berbagai potensi darurat kesehatan masyarakat.