RSUD SSMA Tingkatkan Kesadaran Diabetes bagi Anggota Prolanis Puskesmas Perumnas II

Home blog RSUD SSMA Tingkatkan Kesadaran Diabetes bagi Anggota Prolanis Puskesmas Perumnas II
RSUD SSMA Tingkatkan Kesadaran Diabetes bagi Anggota Prolanis Puskesmas Perumnas II
RSUD SSMA Tingkatkan Kesadaran Diabetes bagi Anggota Prolanis Puskesmas Perumnas II

RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Pontianak menggelar kegiatan edukasi tentang diabetes mellitus bagi peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang berasal dari Puskesmas Perumnas II. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai cara mencegah dan mengelola diabetes.

Kegiatan yang berlangsung di aula RSUD SSMA ini dihadiri oleh puluhan peserta Prolanis. Mereka mendapatkan materi mengenai gejala, faktor risiko, komplikasi, serta pentingnya pola hidup sehat dalam mengendalikan gula darah.

Materi Edukasi yang Disampaikan

Dalam sesi edukasi, tim medis RSUD SSMA menjelaskan secara rinci tentang diabetes mellitus tipe 2 yang paling umum terjadi. Para peserta diajarkan cara mengenali tanda-tanda awal diabetes, seperti sering haus, sering buang air kecil, dan penurunan berat badan tanpa sebab jelas.

Selain itu, peserta juga mendapatkan informasi mengenai pentingnya pemeriksaan gula darah secara rutin, pengaturan pola makan, serta aktivitas fisik yang dianjurkan. Dokter spesialis penyakit dalam RSUD SSMA menekankan bahwa diabetes dapat dikelola dengan baik jika pasien disiplin menjalani pengobatan dan menerapkan gaya hidup sehat.

Manfaat Program Prolanis

Program Prolanis yang dijalankan oleh BPJS Kesehatan bersama puskesmas dan rumah sakit bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif bagi penderita penyakit kronis, termasuk diabetes. Melalui kegiatan seperti ini, peserta diharapkan mampu mengontrol kondisi kesehatannya secara mandiri.

Kepala Puskesmas Perumnas II menyampaikan apresiasi atas kerja sama dengan RSUD SSMA dalam memberikan edukasi yang bermanfaat bagi peserta Prolanis. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala untuk meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes di wilayah tersebut.

Para peserta yang hadir terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab dan konsultasi langsung dengan dokter. Mereka mendapatkan kesempatan untuk bertanya seputar pengelolaan diabetes sehari-hari, termasuk cara mengatasi efek samping obat dan tips menjaga pola makan.

Dengan adanya edukasi ini, diharapkan angka kejadian komplikasi diabetes di Pontianak dapat ditekan, dan kualitas hidup penderita diabetes semakin baik.