
Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua Tengah menilai bahwa perilaku seks bebas merupakan faktor dominan yang mendorong tingginya angka penularan Infeksi Menular Seksual (IMS) dan HIV di wilayah tersebut.
Menurut data yang dihimpun, kasus IMS dan HIV di Papua Tengah masih cukup mengkhawatirkan. Kepala KPA Papua Tengah, dalam pernyataannya, menekankan pentingnya edukasi dan kesadaran masyarakat untuk mengubah perilaku berisiko.
“Perilaku seks bebas tanpa pengaman menjadi pintu masuk utama penyebaran IMS dan HIV. Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari praktik seks berisiko dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan,” ujar perwakilan KPA.
Upaya pencegahan terus digencarkan melalui sosialisasi, penyediaan layanan konseling, serta pembagian alat kontrasepsi. KPA juga bekerja sama dengan dinas kesehatan dan lembaga swadaya masyarakat untuk menjangkau kelompok rentan.
Masyarakat diharapkan tidak hanya mengandalkan penanganan medis, tetapi juga mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dan bertanggung jawab. Deteksi dini dan pengobatan tepat waktu menjadi kunci untuk menekan laju penularan.