
Dalam rangka memperingati Hari Stroke Sedunia, Gema Sasmita menyampaikan peringatan serius mengenai ancaman stroke terhadap produktivitas bangsa. Menurutnya, stroke bukan sekadar masalah kesehatan individu, melainkan ancaman nyata bagi kemajuan peradaban suatu negara.
Gema Sasmita menekankan bahwa stroke dapat menyerang siapa saja, tanpa memandang usia atau status sosial. Kondisi ini tidak hanya mengakibatkan kecacatan fisik, tetapi juga menurunkan kualitas hidup penderitanya. Dampak jangka panjangnya sangat terasa, baik bagi pribadi, keluarga, maupun masyarakat secara luas.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap faktor risiko stroke, seperti hipertensi, diabetes, dan gaya hidup tidak sehat. Deteksi dini dan penanganan cepat menjadi kunci utama dalam mengurangi angka kejadian stroke serta meminimalkan dampak buruk yang ditimbulkannya.
Peringatan Hari Stroke Sedunia tahun ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran publik. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan masyarakat dapat menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin guna mencegah stroke.