Dinkes Kaltim Temukan 770 Kasus Hepatitis B, Tekankan Urgensi Skrining Awal

Home blog Dinkes Kaltim Temukan 770 Kasus Hepatitis B, Tekankan Urgensi Skrining Awal
Dinkes Kaltim Temukan 770 Kasus Hepatitis B, Tekankan Urgensi Skrining Awal
Dinkes Kaltim Temukan 770 Kasus Hepatitis B, Tekankan Urgensi Skrining Awal

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur baru-baru ini mengumumkan temuan sebanyak 770 kasus hepatitis B di wilayahnya. Angka ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat akan pentingnya deteksi dini penyakit hati kronis tersebut.

Kepala Dinkes Kaltim menjelaskan bahwa sebagian besar kasus ditemukan pada usia produktif, yang jika tidak ditangani sejak awal dapat berkembang menjadi sirosis atau kanker hati. Oleh karena itu, pihaknya gencar mengkampanyekan skrining hepatitis B, terutama bagi kelompok berisiko tinggi seperti tenaga medis, pengguna jarum suntik bersama, dan mereka yang sering melakukan transfusi darah.

Deteksi dini dilakukan melalui tes darah sederhana yang bisa diakses di puskesmas dan rumah sakit. Jika terdeteksi positif, pasien bisa segera mendapatkan pengobatan antivirus untuk menekan perkembangan virus. Dinkes juga mengingatkan bahwa vaksinasi hepatitis B merupakan langkah pencegahan paling efektif dan sudah masuk dalam program imunisasi nasional untuk bayi.

Masyarakat diimbau untuk tidak menunda pemeriksaan, terutama jika memiliki gejala seperti kelelahan kronis, kulit kuning, atau nyeri perut kanan atas. Dengan kesadaran dan tindakan cepat, penyebaran hepatitis B bisa ditekan secara signifikan.