
Panitia Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) angkat bicara terkait insiden seorang atlet silat yang mengalami kejang saat bertanding di arena. Mereka memastikan bahwa kondisi atlet tersebut bukan disebabkan oleh stroke.
Menurut keterangan resmi, atlet tersebut langsung mendapatkan penanganan medis setelah kejang terjadi. Tim dokter yang bertugas di lokasi pun telah melakukan pemeriksaan awal dan menyimpulkan bahwa tidak ada tanda-tanda stroke.
“Kami pastikan bahwa atlet tersebut tidak mengalami stroke. Setelah dilakukan pemeriksaan, kondisi kesehatannya stabil dan sudah diperbolehkan pulang,” ujar salah satu perwakilan panitia.
Insiden ini sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan penonton dan official yang hadir. Namun, dengan penjelasan dari panitia, situasi pun dapat terkendali.
Panitia juga mengimbau kepada seluruh atlet dan official untuk selalu menjaga kondisi fisik dan kesehatan selama bertanding. Mereka juga memastikan bahwa fasilitas medis di arena Porprov sudah siap siaga untuk menangani segala kemungkinan.
“Kami selalu mengutamakan keselamatan dan kesehatan para atlet. Oleh karena itu, kami telah menyiapkan tim medis yang profesional dan peralatan yang memadai,” tambahnya.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan. Panitia berkomitmen untuk terus memantau kondisi seluruh peserta dan memastikan kelancaran acara Porprov.