
Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Dinkes Kotim) mengeluarkan imbauan kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit asma. Dalam imbauan tersebut, penderita asma diminta untuk tidak ikut serta sebagai relawan dalam kegiatan tertentu.
Peringatan ini disampaikan mengingat kondisi fisik penderita asma yang rentan terhadap pemicu serangan. Paparan debu, asap, atau udara dingin saat bertugas sebagai relawan bisa memperburuk kondisi kesehatan mereka.
Kepala Dinkes Kotim menjelaskan bahwa keselamatan dan kesehatan para relawan harus menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, mereka yang memiliki gangguan pernapasan seperti asma disarankan untuk menahan diri dan tidak memaksakan diri menjadi relawan.
Imbauan ini juga bertujuan untuk mencegah risiko komplikasi yang lebih serius. Penderita asma yang tetap memaksakan diri beraktivitas di lapangan dikhawatirkan akan mengalami kesulitan bernapas yang membutuhkan penanganan medis segera.
Dinkes Kotim berharap masyarakat dapat memahami dan mematuhi himbauan ini demi kebaikan bersama. Bagi yang ingin tetap berkontribusi, disarankan untuk memilih peran yang tidak terlalu membebani fisik, terutama yang tidak terpapar langsung dengan pemicu asma.