
Banyak orang tua yang kerap khawatir saat anak mengeluhkan rasa nyeri di kaki, terutama pada malam hari. Dokter menjelaskan bahwa kondisi ini bisa jadi merupakan growth pain atau nyeri pertumbuhan yang umum dialami anak-anak. Namun, penting untuk membedakannya dengan penyebab serius lainnya.
Apa Itu Growth Pain?
Growth pain adalah nyeri yang sering dirasakan anak di area tungkai, seperti paha, betis, atau di belakang lutut. Nyeri ini biasanya muncul pada malam hari dan bisa mengganggu tidur anak. Meski disebut growth pain, kondisi ini sebenarnya tidak terkait langsung dengan proses pertumbuhan tulang yang cepat.
Ciri Khas Growth Pain
- Nyeri terasa di kedua kaki secara bergantian
- Muncul pada sore atau malam hari
- Hilang dengan sendirinya di pagi hari
- Tidak disertai demam, bengkak, atau kemerahan
- Tidak mengganggu aktivitas fisik anak di siang hari
Kapan Harus Waspada?
Dokter menekankan bahwa orang tua perlu waspada jika nyeri disertai gejala lain seperti demam, pembengkakan sendi, kemerahan, atau anak terlihat pincang. Kondisi seperti infeksi tulang, arthritis, atau tumor tulang bisa menunjukkan gejala yang mirip dengan growth pain. Jika nyeri hanya terjadi di satu sisi tubuh atau semakin parah, segera konsultasikan ke dokter.
Penanganan Growth Pain di Rumah
Untuk meredakan growth pain, orang tua bisa melakukan beberapa hal sederhana seperti memijat lembut area yang nyeri, memberikan kompres hangat, atau mengajak anak melakukan peregangan ringan. Pastikan anak cukup istirahat dan terhidrasi dengan baik. Jika nyeri berlanjut, konsultasi dengan dokter anak sangat dianjurkan.