PB IDI Desak Pemerintah Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan, Peringatkan Risiko Kanker Akibat Polusi Udara Berkepanjangan

Home blog PB IDI Desak Pemerintah Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan, Peringatkan Risiko Kanker Akibat Polusi Udara Berkepanjangan
PB IDI Desak Pemerintah Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan, Peringatkan Risiko Kanker Akibat Polusi Udara Berkepanjangan
PB IDI Desak Pemerintah Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan, Peringatkan Risiko Kanker Akibat Polusi Udara Berkepanjangan

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mendesak pemerintah untuk segera mengambil tindakan cepat dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Organisasi profesi dokter ini mengingatkan bahwa dampak buruk kualitas udara yang berkepanjangan dapat memicu berbagai penyakit serius, termasuk kanker.

Dalam pernyataan resminya, PB IDI menyoroti pentingnya penanganan karhutla secara komprehensif. Mereka menekankan bahwa asap yang dihasilkan dari kebakaran mengandung partikel berbahaya yang dapat mengganggu sistem pernapasan dan kesehatan jangka panjang masyarakat.

Ketua Umum PB IDI, dr. Adib Khumaidi, Sp.OT, mengungkapkan bahwa paparan polusi udara dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif. “Kami meminta pemerintah untuk tidak menunda penanganan karhutla. Dampaknya tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga dalam jangka panjang, seperti kanker paru-paru dan gangguan pernapasan kronis,” ujarnya.

PB IDI juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama di wilayah yang terdampak kabut asap. Selain itu, mereka menyarankan pemerintah untuk mengoptimalkan upaya pemadaman dan pencegahan karhutla, serta meningkatkan kesadaran publik tentang bahaya polusi udara.

Organisasi ini berharap langkah konkret dari pemerintah dapat meminimalkan risiko kesehatan akibat karhutla. Dengan penanganan yang cepat dan tepat, diharapkan kualitas udara dapat kembali membaik dan masyarakat terlindungi dari ancaman penyakit.