Dua Puluh Pengidap HIV di Kota Bima Putus Pemantauan

Home blog Dua Puluh Pengidap HIV di Kota Bima Putus Pemantauan
Dua Puluh Pengidap HIV di Kota Bima Putus Pemantauan
Dua Puluh Pengidap HIV di Kota Bima Putus Pemantauan

Sebanyak 20 orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kota Bima dilaporkan kehilangan kontak dengan petugas kesehatan. Para pasien tersebut tidak lagi menjalani pemantauan rutin yang seharusnya dilakukan secara berkala.

Penyebab Hilangnya Kontak

Menurut data dari Dinas Kesehatan setempat, hilangnya kontak ini disebabkan oleh beberapa faktor. Sebagian pasien pindah alamat tanpa memberi tahu petugas, sementara yang lain sengaja menghindari pemantauan karena alasan pribadi. Ketiadaan akses komunikasi yang memadai juga turut memperparah situasi.

Dampak terhadap Pengobatan

Kondisi ini sangat mengkhawatirkan karena pasien HIV memerlukan pengobatan antiretroviral (ARV) secara teratur. Jika pengobatan terputus, risiko penularan semakin tinggi dan kondisi kesehatan pasien bisa memburuk dengan cepat. Petugas kesehatan terus berupaya melacak keberadaan para pasien tersebut melalui kerja sama dengan tokoh masyarakat dan keluarga.

Upaya Penelusuran

Dinas Kesehatan Kota Bima telah membentuk tim khusus untuk mencari dan mengembalikan pasien ke dalam program pemantauan. Tim ini bekerjasama dengan puskesmas dan rumah sakit setempat. Masyarakat diimbau untuk memberikan informasi jika mengetahui keberadaan pasien HIV yang putus pemantauan.

Data terkini menunjukkan total ODHA di Kota Bima yang tercatat mencapai ratusan orang. Dari jumlah tersebut, sebagian besar masih aktif dalam pemantauan dan pengobatan. Namun, 20 pasien yang hilang kontak ini menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan masalah kesehatan masyarakat yang lebih luas.