
Kabupaten Bengkalis mencatat sebanyak 35 kasus infeksi HIV sepanjang periode Januari hingga Juni 2026. Data ini menunjukkan bahwa mayoritas penderita adalah laki-laki, dengan persentase mencapai 91 persen. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 kasus dilaporkan terkait dengan perilaku seksual sesama jenis.
Informasi ini diungkapkan oleh Dinas Kesehatan setempat dalam laporan triwulan pertama tahun ini. Angka ini menjadi perhatian serius karena menunjukkan peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Pemerintah daerah terus menggalakkan program pencegahan dan sosialisasi untuk menekan laju penularan HIV di wilayah tersebut.
Langkah-langkah yang dilakukan antara lain penyuluhan tentang pentingnya penggunaan kondom, tes HIV secara rutin, dan pengobatan bagi penderita. Selain itu, dukungan psikologis dan sosial juga diberikan kepada para pasien agar mereka tetap produktif dan tidak mengalami stigma.
Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan dini dan terbuka dalam berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Deteksi dini menjadi kunci utama dalam mengendalikan penyebaran virus HIV dan meningkatkan kualitas hidup penderita.