
Seorang dosen dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil meraih penghargaan tingkat ASEAN berkat pengembangan robot yang dirancang khusus untuk membantu pemulihan pasien pasca stroke. Inovasi ini dianggap mampu memberikan solusi baru dalam dunia rehabilitasi medis.
Robot yang dikembangkan ini memiliki kemampuan untuk melatih gerakan tangan dan kaki pasien secara bertahap. Dengan teknologi yang presisi, alat ini dapat menyesuaikan tingkat kesulitan latihan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan fungsi motorik yang terganggu akibat stroke.
Penghargaan tersebut diberikan dalam sebuah forum ilmiah bergengsi di kawasan ASEAN. Keberhasilan ini tidak hanya mengharumkan nama ITS, tetapi juga menunjukkan bahwa inovasi teknologi Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional.
Dosen ITS tersebut mengungkapkan bahwa pengembangan robot ini masih akan terus disempurnakan. Ke depannya, ia berharap alat ini dapat diproduksi secara massal dan digunakan di berbagai pusat rehabilitasi di Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya.