
Fenomena Viral Squishy Dumpling: Dokter Peringatkan Bahaya Benzena dan Kanker
Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan tren mainan bernama Squishy Dumpling. Mainan berbentuk pangsit yang empuk dan lentur ini banyak digemari anak-anak hingga dewasa karena bentuknya yang lucu dan sensasi saat diremas. Namun, di balik popularitasnya, para dokter justru angkat bicara mengenai risiko kesehatan yang mengintai.
Menurut para ahli kesehatan, Squishy Dumpling mengandung senyawa kimia berbahaya, salah satunya adalah benzena. Benzena dikenal sebagai zat karsinogenik yang dapat memicu kanker jika terpapar dalam jangka panjang. Dokter spesialis kesehatan masyarakat mengingatkan bahwa paparan benzena pada mainan semacam ini bisa terjadi melalui inhalasi atau kontak langsung dengan kulit.
Selain benzena, beberapa produk Squishy Dumpling juga mengandung zat aditif lain yang tidak aman, terutama untuk anak-anak yang sering memasukkan mainan ke mulut. Gejala awal paparan benzena meliputi pusing, mual, dan iritasi kulit. Jika terus terpapar, risiko terkena leukemia dan kanker sumsum tulang belakang meningkat.
Para dokter menyarankan agar orang tua lebih selektif memilih mainan untuk anak-anak. Pastikan mainan yang dibeli memiliki label aman dan telah teruji secara laboratorium. Jika sudah terlanjur memiliki Squishy Dumpling, sebaiknya tidak digunakan lagi, terutama oleh anak di bawah usia tiga tahun. Selain itu, cuci tangan setelah memegang mainan untuk mengurangi risiko paparan kimia.
Fenomena viral Squishy Dumpling ini menjadi pengingat bahwa tidak semua tren mainan aman untuk digunakan. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan memprioritaskan kesehatan di atas kesenangan sesaat.