Geger Bau Busuk di Pemakaman Cina Kencong, Jember: Kakek Penderita Stroke Ditemukan Meninggal

Home blog Geger Bau Busuk di Pemakaman Cina Kencong, Jember: Kakek Penderita Stroke Ditemukan Meninggal
Geger Bau Busuk di Pemakaman Cina Kencong, Jember: Kakek Penderita Stroke Ditemukan Meninggal
Geger Bau Busuk di Pemakaman Cina Kencong, Jember: Kakek Penderita Stroke Ditemukan Meninggal

Warga Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, digemparkan oleh bau menyengat yang berasal dari area pemakaman Cina setempat. Bau tersebut ternyata berasal dari sesosok jenazah seorang kakek yang ditemukan dalam kondisi membusuk.

Korban diketahui adalah seorang pria lanjut usia yang menderita stroke. Ia ditemukan oleh warga yang sedang melintas di sekitar lokasi pemakaman pada hari Minggu. Bau busuk yang sangat kuat membuat warga curiga dan akhirnya melakukan pengecekan ke sumber bau.

Kronologi Penemuan

Menurut keterangan dari pihak kepolisian setempat, penemuan jenazah bermula dari laporan warga yang mencium aroma tidak sedap dari arah pemakaman. Setelah dilakukan penelusuran, petugas menemukan sesosok tubuh laki-laki dalam kondisi sudah membusuk. Korban diperkirakan telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.

Petugas dari Polsek Kencong bersama tim medis segera melakukan evakuasi dan pemeriksaan awal. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga kuat korban meninggal karena sakit yang dideritanya.

Identitas Korban

Korban diketahui bernama Samidi (65), warga sekitar Kecamatan Kencong. Ia diketahui menderita stroke dan sering terlihat berjalan sendirian. Keluarga korban yang sudah beberapa hari tidak melihatnya mulai khawatir dan melaporkan kehilangan ke pihak berwajib.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD dr. Soebandi Jember untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematiannya. Sementara itu, pihak keluarga telah menerima kejadian ini dan menyatakan ikhlas.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap anggota keluarga yang memiliki kondisi kesehatan rentan, seperti lansia atau penderita penyakit kronis. Dukungan dan pengawasan dari orang terdekat sangat penting untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.