
Lima mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil menciptakan terobosan dalam penanganan diabetes mellitus dengan memanfaatkan ekstrak daun kersen. Inovasi ini berhasil meraih medali perak pada ajang Indonesia Inventors Day yang bergengsi.
Tim yang terdiri dari lima mahasiswa tersebut berhasil mengembangkan formulasi dari daun kersen (Muntingia calabura) yang dikenal memiliki kandungan senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, dan saponin. Senyawa-senyawa ini memiliki potensi untuk menurunkan kadar gula darah secara alami.
Proses penelitian dimulai dengan ekstraksi daun kersen menggunakan pelarut etanol, dilanjutkan dengan uji fitokimia dan uji aktivitas antidiabetes secara in vitro. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak daun kersen memiliki aktivitas penghambatan enzim α-glukosidase yang signifikan, sehingga mampu menghambat penyerapan glukosa di usus.
Menurut ketua tim, inovasi ini dilatarbelakangi oleh tingginya prevalensi diabetes di Indonesia dan kebutuhan akan terapi alternatif yang lebih terjangkau serta minim efek samping. Daun kersen dipilih karena mudah ditemukan di berbagai daerah dan telah digunakan secara tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit.
Medali perak yang diraih menjadi bukti pengakuan atas kreativitas dan ketekunan mahasiswa UNAIR dalam mengembangkan solusi kesehatan berbasis sumber daya alam lokal. Ke depannya, tim berencana untuk melakukan uji klinis lebih lanjut dan mengembangkan produk siap pakai yang dapat diakses oleh masyarakat luas.
Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dalam bidang kesehatan dan farmasi, khususnya dalam pemanfaatan tanaman obat tradisional Indonesia.