Apakah Minum Vitamin C Tiap Hari Memicu Batu Ginjal? Dokter Beri Penjelasan

Home blog Apakah Minum Vitamin C Tiap Hari Memicu Batu Ginjal? Dokter Beri Penjelasan
Apakah Minum Vitamin C Tiap Hari Memicu Batu Ginjal? Dokter Beri Penjelasan
Apakah Minum Vitamin C Tiap Hari Memicu Batu Ginjal? Dokter Beri Penjelasan

Banyak orang mengonsumsi vitamin C setiap hari untuk menjaga daya tahan tubuh. Namun, muncul kekhawatiran bahwa kebiasaan ini bisa menyebabkan batu ginjal. Dokter pun memberikan penjelasan mengenai mitos dan fakta di balik isu tersebut.

Menurut para ahli, vitamin C atau asam askorbat memang dapat meningkatkan kadar oksalat dalam urine. Oksalat adalah senyawa yang dapat bergabung dengan kalsium membentuk kristal, yang jika menumpuk bisa menjadi batu ginjal. Namun, risiko ini umumnya hanya terjadi pada individu yang mengonsumsi suplemen vitamin C dosis sangat tinggi, yaitu lebih dari 1.000 mg per hari dalam jangka panjang.

Bagi orang sehat, asupan vitamin C dari makanan seperti jeruk, kiwi, dan paprika biasanya aman dan tidak meningkatkan risiko batu ginjal. Tubuh memiliki mekanisme untuk membuang kelebihan vitamin C melalui urine. Masalah baru muncul jika konsumsi suplemen melebihi batas wajar, terutama pada mereka yang memiliki riwayat batu ginjal atau gangguan fungsi ginjal.

Dokter menyarankan agar konsumsi vitamin C harian tidak melebihi dosis yang dianjurkan, yaitu sekitar 75–90 mg untuk orang dewasa. Jika ingin mengonsumsi suplemen, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis. Selain itu, perbanyak minum air putih untuk membantu melarutkan kelebihan oksalat dan mencegah pembentukan batu ginjal.

Kesimpulannya, vitamin C tidak serta-merta menyebabkan batu ginjal jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Kuncinya adalah menjaga keseimbangan dan tidak berlebihan. Dengan pola makan sehat dan hidrasi yang cukup, manfaat vitamin C tetap bisa didapatkan tanpa risiko yang berarti.