
Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali dilanda kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin meluas. Kondisi ini menyebabkan kualitas udara menurun drastis dan mengancam kesehatan masyarakat setempat.
Asap karhutla yang menyelimuti wilayah Kobar terlihat menguning pekat, menandakan tingginya konsentrasi partikel berbahaya. Banyak warga melaporkan mengalami gangguan pernapasan, seperti batuk, sesak napas, dan iritasi mata.
Pemerintah daerah setempat mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker pelindung. Selain itu, upaya pemadaman terus dilakukan untuk mengendalikan penyebaran api.
Fenomena ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk transportasi dan sektor ekonomi. Warga berharap penanganan karhutla dapat segera dioptimalkan agar situasi kembali normal.