
Mahasiswa dari program studi Farmasi berhasil menciptakan sebuah inovasi berupa film tipis yang terbuat dari ekstrak daun kersen. Inovasi ini dirancang untuk menjadi terapi pendamping bagi penderita diabetes.
Daun kersen yang selama ini dikenal sebagai tanaman liar, ternyata memiliki potensi besar dalam dunia kesehatan. Kandungan senyawa aktif di dalamnya diyakini mampu membantu mengontrol kadar gula darah. Temuan ini menjadi angin segar bagi pengembangan pengobatan alternatif yang lebih alami dan terjangkau.
Film tipis ini memiliki keunggulan dalam hal kemudahan penggunaan. Pasien cukup menempelkannya pada area tertentu di dalam mulut, sehingga zat aktif dapat terserap langsung melalui mukosa. Metode ini dianggap lebih praktis dibandingkan dengan konsumsi obat oral atau suntikan insulin.
Tim peneliti berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan dan pada akhirnya diproduksi secara massal. Dengan demikian, penderita diabetes di Indonesia dapat memperoleh akses terhadap terapi pendamping yang efektif dan ekonomis.