Harga Cabai Tembus Rp90.000 per Kg, Pedagang Coto Makassar Mulai Merasa Tertekan

Home blog Harga Cabai Tembus Rp90.000 per Kg, Pedagang Coto Makassar Mulai Merasa Tertekan
Harga Cabai Tembus Rp90.000 per Kg, Pedagang Coto Makassar Mulai Merasa Tertekan
Harga Cabai Tembus Rp90.000 per Kg, Pedagang Coto Makassar Mulai Merasa Tertekan

Kenaikan harga cabai yang signifikan belakangan ini membuat para pedagang coto di Makassar mengeluh. Pasalnya, harga cabai kini telah mencapai Rp90.000 per kilogram, jauh lebih tinggi dibandingkan harga normal sebelumnya.

Kondisi ini jelas berdampak langsung pada operasional mereka. Banyak pedagang yang mengaku harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan pasokan cabai yang memadai. Tak sedikit pula yang mulai memikirkan ulang strategi bisnis mereka agar tetap bisa bertahan di tengah lonjakan harga ini.

Seorang pedagang coto di kawasan pusat kota Makassar mengungkapkan bahwa kenaikan harga cabai sangat memberatkan. Pasalnya, cabai merupakan salah satu bumbu utama dalam pembuatan coto, sehingga tidak bisa digantikan begitu saja dengan bahan lain.

“Kami terpaksa mengurangi porsi cabai dalam setiap porsi coto, atau menaikkan harga jual. Tapi kalau menaikkan harga, pelanggan pasti protes. Jadi serba salah,” ujarnya.

Para pedagang pun berharap pemerintah dapat segera turun tangan untuk menstabilkan harga cabai di pasaran. Mereka khawatir jika kondisi ini berlarut-larut, bukan tidak mungkin banyak usaha kecil yang gulung tikar.

Data dari dinas terkait menunjukkan bahwa kenaikan harga cabai ini dipicu oleh beberapa faktor, antara lain cuaca ekstrem yang mengganggu panen di sentra-sentra produksi, serta distribusi yang belum sepenuhnya pulih pasca-pandemi.

Meski demikian, para pedagang coto Makassar tetap berusaha bertahan dengan berbagai cara. Mulai dari mencari pemasok alternatif, hingga menjalin kerja sama dengan petani lokal untuk mendapatkan harga lebih miring.