
Sebuah studi terkini mengungkapkan bahwa sekitar 12% dari seluruh kasus kanker di dunia disebabkan oleh infeksi yang sebenarnya bisa dicegah. Temuan ini memberikan harapan baru dalam upaya pencegahan penyakit mematikan tersebut.
Infeksi yang dimaksud meliputi beberapa jenis virus dan bakteri yang sudah dikenal luas, seperti human papillomavirus (HPV), hepatitis B dan C, serta Helicobacter pylori. Vaksinasi dan pola hidup bersih menjadi kunci utama untuk mengurangi risiko terkena kanker akibat infeksi ini.
Para peneliti menekankan pentingnya program imunisasi dan deteksi dini untuk menekan angka kejadian kanker. Data ini juga menjadi pengingat bahwa langkah pencegahan sederhana dapat menyelamatkan jutaan nyawa di seluruh dunia.