Hemodialisis di Trenggalek tak hanya dialami lansia, remaja 15 tahun pun menjalani cuci darah

Home blog Hemodialisis di Trenggalek tak hanya dialami lansia, remaja 15 tahun pun menjalani cuci darah
Hemodialisis di Trenggalek tak hanya dialami lansia, remaja 15 tahun pun menjalani cuci darah
Hemodialisis di Trenggalek tak hanya dialami lansia, remaja 15 tahun pun menjalani cuci darah

Fenomena cuci darah atau hemodialisis di Kabupaten Trenggalek tidak lagi identik dengan pasien lanjut usia. Seorang remaja berusia 15 tahun bahkan tercatat harus menjalani prosedur medis ini secara rutin.

Data dari rumah sakit setempat menunjukkan bahwa jumlah pasien hemodialisis terus meningkat, dan yang mengejutkan adalah munculnya pasien dari kelompok usia muda. Kondisi ini memicu keprihatinan para tenaga kesehatan akan pola hidup dan faktor risiko penyakit ginjal pada generasi muda.

Pasien remaja tersebut telah menjalani sesi cuci darah dua kali seminggu. Dokter yang menangani menjelaskan bahwa penyebab utama gagal ginjal pada usia muda biasanya terkait dengan penyakit bawaan, infeksi berat, atau komplikasi dari penyakit lain seperti diabetes dan hipertensi yang tidak terkontrol sejak dini.

Pihak rumah sakit mengimbau masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan ginjal sejak usia muda, antara lain dengan minum air putih yang cukup, mengurangi konsumsi garam dan makanan olahan, serta rutin memeriksakan tekanan darah dan kadar gula.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa penyakit ginjal kronis tidak memandang usia, sehingga deteksi dini dan gaya hidup sehat sangat diperlukan untuk mencegah kondisi yang lebih parah.