
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan para warga binaan. Kali ini, mereka menyalurkan program extra fooding atau makanan tambahan yang khusus diperuntukkan bagi warga binaan lanjut usia (lansia) serta mereka yang memiliki risiko tinggi terkena hipertensi dan diabetes.
Program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan dan gizi di dalam lapas. Kepala Lapas Narkotika Karang Intan menyatakan bahwa perhatian khusus terhadap kelompok rentan sangat penting untuk mencegah penyakit degeneratif semakin parah. “Kami tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga pada kesejahteraan dan kesehatan warga binaan. Lansia dan penderita hipertensi serta diabetes membutuhkan asupan nutrisi yang terukur,” ujarnya.
Extra fooding yang disalurkan berupa makanan bergizi seimbang yang disesuaikan dengan kebutuhan medis masing-masing warga binaan. Menu yang diberikan rendah garam, rendah gula, namun tetap kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Beberapa contoh makanan yang disediakan antara lain bubur gandum, sayur bening, lauk tanpa santan, serta buah segar.
Para warga binaan yang menerima program ini mengaku sangat terbantu. Salah seorang warga binaan lansia mengungkapkan rasa syukurnya. “Dengan adanya makanan tambahan ini, saya merasa lebih sehat dan stamina tetap terjaga. Terima kasih kepada petugas yang selalu peduli,” tuturnya.
Program ini juga didukung oleh tenaga medis lapas yang secara rutin memantau tekanan darah dan kadar gula darah warga binaan. Jika ditemukan perubahan signifikan, pola extra fooding akan segera disesuaikan. Langkah ini diharapkan dapat menekan angka kejadian komplikasi penyakit tidak menular di dalam lapas.
Dengan adanya inisiatif seperti ini, Lapas Narkotika Karang Intan menjadi contoh bagi lembaga pemasyarakatan lainnya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan manusiawi kepada semua warga binaan.