
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) didesak untuk segera mengadakan reagen guna mendukung pemeriksaan dini pada bayi yang lahir dari ibu penderita HIV. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan deteksi cepat dan penanganan yang tepat sejak awal.
Pemeriksaan dini pada bayi yang terlahir dari ibu dengan HIV sangat krusial untuk mencegah penularan virus dan memberikan intervensi medis yang diperlukan. Namun, ketersediaan reagen yang menjadi bahan penting dalam proses pengujian masih menjadi kendala.
Desakan ini muncul setelah berbagai pihak menyoroti urgensi pengadaan reagen di fasilitas kesehatan. Dengan adanya reagen yang memadai, proses skrining pada bayi baru lahir dapat dilakukan lebih optimal, sehingga risiko penularan HIV dari ibu ke anak bisa diminimalkan.
Para ahli kesehatan menekankan bahwa deteksi dini merupakan kunci dalam upaya eliminasi penularan HIV dari ibu ke anak. Tanpa dukungan logistik yang cukup, termasuk reagen, upaya ini akan terhambat. Kemenkes diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk memenuhi kebutuhan tersebut.