Sering Pusing Saat Diet Defisit Kalori? Dokter Gizi Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Home blog Sering Pusing Saat Diet Defisit Kalori? Dokter Gizi Ungkap Kemungkinan Penyebabnya
Sering Pusing Saat Diet Defisit Kalori? Dokter Gizi Ungkap Kemungkinan Penyebabnya
Sering Pusing Saat Diet Defisit Kalori? Dokter Gizi Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Menjalani program defisit kalori seringkali menjadi pilihan untuk menurunkan berat badan. Namun, tidak sedikit orang yang mengeluhkan rasa pusing selama proses ini berlangsung. Lantas, apa sebenarnya yang menyebabkan hal tersebut terjadi?

Menurut seorang dokter spesialis gizi, keluhan pusing saat menjalani defisit kalori bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu yang paling umum adalah penurunan kadar gula darah atau hipoglikemia. Ketika asupan kalori dikurangi secara drastis, tubuh kekurangan energi yang biasanya diperoleh dari makanan. Akibatnya, kadar gula dalam darah bisa turun dan memicu gejala seperti pusing, lemas, dan gemetar.

Selain itu, kekurangan cairan atau dehidrasi juga kerap menjadi pemicu. Saat menjalani defisit kalori, seseorang mungkin tanpa sadar mengurangi asupan cairan atau lebih banyak mengeluarkan keringat karena peningkatan aktivitas fisik. Dehidrasi dapat menyebabkan penurunan volume darah, sehingga aliran oksigen ke otak berkurang dan menimbulkan rasa pusing.

Faktor lain yang tidak kalah penting adalah ketidakseimbangan elektrolit. Ketika tubuh kekurangan natrium, kalium, atau magnesium akibat pola makan yang terlalu ketat, fungsi saraf dan otot bisa terganggu. Hal ini pun seringkali bermanifestasi sebagai sakit kepala atau pusing.

Dokter gizi menyarankan agar program defisit kalori dilakukan secara bertahap dan tidak ekstrem. Pastikan untuk tetap mengonsumsi makanan bergizi seimbang, minum air putih yang cukup, serta tidak melewatkan waktu makan. Jika pusing berlanjut atau semakin parah, sebaiknya segera konsultasikan dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.