
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan keyakinannya bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) memiliki potensi besar untuk menekan angka kejadian stroke dan penyakit jantung di Indonesia hingga tahun 2035. Inisiatif ini dinilai sebagai langkah strategis dalam upaya pencegahan dini terhadap dua penyakit mematikan tersebut.
Menurut data yang dihimpun, beban penyakit tidak menular, terutama stroke dan jantung, terus meningkat setiap tahunnya. Dengan adanya program CKG, masyarakat dapat memeriksakan kondisi kesehatannya secara berkala tanpa dipungut biaya. Deteksi dini terhadap faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi menjadi kunci utama dalam menurunkan risiko komplikasi serius.
Kemenkes berharap, melalui pemeriksaan rutin dan edukasi kesehatan yang menyertai program CKG, kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat akan semakin meningkat. Hal ini diyakini akan berdampak langsung pada penurunan angka kematian dan kecacatan akibat stroke dan penyakit jantung dalam satu dekade mendatang.