
Seorang pengemudi ojek online (ojol) di Kertapati, Palembang, dilaporkan meninggal dunia akibat sesak napas. Peristiwa tragis ini terjadi saat ia tetap memaksakan diri bekerja di tengah kondisi kabut asap yang pekat, meskipun dirinya memiliki riwayat penyakit asma.
Menurut informasi yang dihimpun, korban diketahui sudah lama berprofesi sebagai pengemudi ojol dan sangat bergantung pada pekerjaan tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meskipun kualitas udara di wilayahnya sangat buruk akibat kabut asap, ia tetap nekat melanjutkan perjalanan mengantar penumpang.
Kabut asap yang melanda wilayah Kertapati telah menyebabkan berbagai gangguan kesehatan bagi warga setempat. Bagi penderita asma seperti korban, kondisi ini sangat berbahaya dan dapat memicu serangan sesak napas yang parah.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak, terutama para pekerja di sektor transportasi, untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan dan lingkungan sekitar. Pemerintah setempat pun diimbau untuk terus mengingatkan warga agar tidak memaksakan diri beraktivitas di luar ruangan saat kabut asap melanda, terutama bagi mereka yang memiliki masalah pernapasan.
Keluarga korban sangat terpukul atas kejadian ini. Mereka berharap tidak ada lagi korban jiwa akibat bencana kabut asap yang kerap melanda wilayah tersebut setiap tahunnya.