
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, gencar melakukan edukasi kesehatan reproduksi kepada para pelajar di wilayahnya. Langkah ini bertujuan untuk mencegah penyebaran penyakit menular seksual, seperti HIV, sifilis, dan hepatitis.
Kepala Dinkes Baubau, dr. Muh. Ridwan, menjelaskan bahwa para remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap infeksi menular seksual. Oleh karena itu, edukasi sejak dini dianggap penting untuk membekali mereka dengan pengetahuan yang benar.
Dalam kegiatan tersebut, petugas kesehatan memberikan materi tentang cara penularan, gejala, dan pencegahan ketiga penyakit tersebut. Selain itu, para pelajar juga diajak untuk lebih waspada dan menghindari perilaku berisiko.
“Kami berharap melalui edukasi ini, para pelajar dapat menjadi agen perubahan di lingkungan mereka. Mereka bisa menyebarkan informasi yang benar kepada teman sebaya dan keluarga,” ujar dr. Ridwan.
Program edukasi ini menyasar sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) di Baubau. Dinkes juga berencana untuk melanjutkan program serupa secara berkala guna menekan angka kasus HIV, sifilis, dan hepatitis di kalangan remaja.