Ahli Gizi Ungkap Dampak Konsumsi Air Berlebih pada Kesehatan Ginjal

Home blog Ahli Gizi Ungkap Dampak Konsumsi Air Berlebih pada Kesehatan Ginjal
Ahli Gizi Ungkap Dampak Konsumsi Air Berlebih pada Kesehatan Ginjal
Ahli Gizi Ungkap Dampak Konsumsi Air Berlebih pada Kesehatan Ginjal

Konsumsi air putih dalam jumlah yang berlebihan ternyata tidak selalu baik bagi tubuh, terutama untuk organ ginjal. Hal ini disampaikan oleh seorang ahli gizi yang menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan asupan cairan.

Menurut para pakar, ginjal memiliki kemampuan terbatas dalam memproses cairan. Jika seseorang minum air terlalu banyak dalam waktu singkat, ginjal bisa kewalahan dan tidak mampu menyaring kelebihan air dengan efektif. Kondisi ini dikenal dengan istilah hiponatremia atau keracunan air, di mana kadar natrium dalam darah turun drastis.

Ahli gizi menjelaskan bahwa kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda, tergantung pada faktor seperti usia, aktivitas fisik, cuaca, dan kondisi kesehatan. Minum air secukupnya memang penting untuk menjaga fungsi tubuh, tetapi jumlah yang dianjurkan umumnya sekitar 8 gelas per hari atau setara dengan 2 liter. Namun, angka ini bisa lebih tinggi bagi mereka yang banyak beraktivitas atau berada di lingkungan panas.

Tanda-tanda kelebihan minum air antara lain sering buang air kecil, urine yang jernih berlebihan, mual, sakit kepala, dan kelelahan. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa mengganggu keseimbangan elektrolit dan membebani kerja ginjal.

Oleh karena itu, saran dari ahli gizi adalah minumlah air sesuai kebutuhan tubuh, jangan memaksakan diri untuk minum dalam jumlah besar hanya karena mitos kesehatan. Dengarkan sinyal tubuh Anda, seperti rasa haus, dan pastikan untuk tidak minum air secara berlebihan dalam waktu singkat.