Mahasiswa ITS Ciptakan AI Pendeteksi Kanker Prostat, Raih Juara di Kompetisi Urologi Nasional

Home blog Mahasiswa ITS Ciptakan AI Pendeteksi Kanker Prostat, Raih Juara di Kompetisi Urologi Nasional
Mahasiswa ITS Ciptakan AI Pendeteksi Kanker Prostat, Raih Juara di Kompetisi Urologi Nasional
Mahasiswa ITS Ciptakan AI Pendeteksi Kanker Prostat, Raih Juara di Kompetisi Urologi Nasional

Tim mahasiswa dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil menciptakan sistem kecerdasan buatan (AI) yang mampu mendiagnosis kanker prostat secara akurat. Inovasi ini sukses mengantarkan mereka meraih juara dalam kompetisi urologi tingkat nasional.

Teknologi AI untuk Deteksi Dini Kanker Prostat

Kanker prostat merupakan salah satu penyakit mematikan yang banyak dialami pria, terutama di usia lanjut. Deteksi dini menjadi kunci untuk meningkatkan angka kesembuhan. Tim mahasiswa ITS mengembangkan AI yang dapat menganalisis citra medis, seperti hasil biopsi atau MRI, untuk mengidentifikasi sel kanker prostat dengan cepat dan tepat.

Proses Pengembangan dan Keunggulan AI

Dalam proses pengembangan, tim menggunakan ribuan sampel data citra prostat untuk melatih algoritma AI. Hasilnya, sistem ini mampu membedakan antara jaringan prostat normal dan jaringan yang terkena kanker dengan tingkat akurasi tinggi. Keunggulan utama AI ini adalah kemampuannya dalam mempercepat diagnosis, mengurangi kesalahan manusia, dan membantu dokter dalam menentukan langkah pengobatan yang tepat.

  • Akurasi diagnosis mencapai lebih dari 90% berdasarkan uji coba awal.
  • Waktu analisis citra jauh lebih cepat dibandingkan metode konvensional.
  • Dapat diintegrasikan dengan sistem rumah sakit untuk mendukung keputusan klinis.

Prestasi di Kompetisi Nasional

Inovasi ini dipresentasikan dalam kompetisi urologi nasional yang diikuti oleh berbagai universitas ternama di Indonesia. Tim ITS berhasil meyakinkan dewan juri dengan presentasi yang komprehensif dan data uji yang solid. Kemenangan ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi kampus, tetapi juga membuka peluang untuk mengembangkan AI ini menjadi produk yang siap digunakan di fasilitas kesehatan.

Ke depannya, tim berencana untuk bekerja sama dengan rumah sakit dan klinik urologi untuk melakukan uji coba lebih lanjut. Mereka juga akan terus menyempurnakan algoritma agar dapat mendeteksi berbagai stadium kanker prostat. Harapannya, teknologi ini dapat menjadi solusi yang terjangkau dan mudah diakses untuk deteksi dini kanker prostat di Indonesia.