
Mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) berhasil menciptakan sebuah inovasi baru berupa semprotan hidrogel yang terbuat dari limbah sabut kelapa. Produk ini dirancang khusus untuk membantu proses penyembuhan luka pada pasien diabetes.
Tim mahasiswa yang terlibat dalam penelitian ini memanfaatkan sabut kelapa yang biasanya menjadi limbah pertanian. Melalui proses ekstraksi, mereka memperoleh senyawa aktif yang kemudian diformulasikan menjadi semprotan hidrogel. Hidrogel ini memiliki kemampuan untuk menjaga kelembapan luka, mempercepat regenerasi sel, dan mencegah infeksi.
Luka diabetes seringkali sulit sembuh dan rentan terhadap komplikasi. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi yang lebih praktis dan efektif dibandingkan perawatan konvensional. Bentuk semprotan juga memudahkan aplikasi pada area luka yang luas atau sulit dijangkau.
Penggunaan bahan alami dari limbah sabut kelapa tidak hanya memberikan nilai tambah secara medis, tetapi juga ramah lingkungan dan ekonomis. Para mahasiswa berharap produk ini dapat dikembangkan lebih lanjut untuk diproduksi secara massal dan bermanfaat bagi masyarakat luas.