
Seorang mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana, Bali, dikabarkan meninggal dunia di Afrika Timur setelah sebelumnya mengalami serangan stroke.
Peristiwa ini mengejutkan banyak pihak, terutama keluarga dan kerabat almarhum di kampung halaman. Sang PMI diketahui tengah bekerja di luar negeri ketika kondisi kesehatannya menurun drastis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, almarhum sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit setempat, namun nyawanya tidak tertolong. Pihak keluarga kini tengah mengurus proses pemulangan jenazah ke Indonesia.
Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya perlindungan kesehatan bagi para pekerja migran Indonesia di luar negeri. Banyak pihak berharap agar pemerintah dapat meningkatkan layanan konsuler dan asuransi bagi PMI, terutama yang bertugas di kawasan dengan akses medis terbatas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri atau Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) terkait detail kejadian tersebut.